30june08
Semalam sambil sesekali tidur di sofa, aku agak maksain nonton final euro 2008: spanyol lawan jerman, dan akhirnya spanyol yang berhak mengangkat trofi juara berkat gol tunggal torres di babak 1 menit 33, melalui sontekan kakinya yang berhasil memperdaya lehman.
Aku menontonnya tanpa ruh..., tanpa jiwa.. dan hanya karena aku taruhan aja maka aku mau nonton. Meski aku menang taruhan, tapi itu sama sekali nggak membuat aku senang berlebih, kecuali senang karena aku akan makan sate gratis. Itu aja. Sepele sekali memang.
Tapi tadi malam itu ada sedikit kelucuan. Rayya rewel dan bangun minta asi. Aku nggak ngerti apa sama istriku dikasih apa nggak, tapi yang pasti rayya rewel cukup lama.
”ini karena hawanya panas...” kata istriku.
”Ya udah dduduk aja di sofa ini, lalu pintunya dibuka,” usulku. Sebentar saja rayya langsung pules bahkan ngorok! Hehehe... tapi ketika mau dipindah ke tempat tidur di kamar, rayya kembali nangis dan minta digendong.
Istriku membawa lagi rayya ke ruang tamu tempat aku nonton bola. Istriku berdiri di depan pintu yang terbuka. Angin malam memang terasa dingin seperti membuai mata untuk terpejam. Akhirnya istriku tiduran di sofa sambil tetap menggendong rayya yang sudah kembali tertidur. Sebentar saja istriku sudah pulas. Aku tersenyum melihatnya, lalu aku ambil kasur busa dan aku letakkan di depan sofa untuk menjaga biar rayya nggak jatuh ke lantai. Dan aku meneruskan nonton bola.
Sampai pertandingan final itu berakhir, istri dan anakku tetap tidur di sofa. Aku segera mengunci pintu depan dan mematikan lampu dan tv, lalu aku tidur di kamar. Jadinya agak lucu juga, aku tidur di kamar, sementara istri dan anakku justru tidur di sofa di ruang tamu, dan itu sampai sekitar jam lima subuh sebelum istriku pindah ke kamar. Hehehe....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar