Selasa, 05 Agustus 2008

piknik

Kemarin, untuk pertama kalinya rayya naik perahu. Hihihi.. dia seneng banget lho. aku senang bisa mengajak anak dan istriku main ke suatu tempat yang belum pernah mereka datangi. Seingatku baru sekali itu aku meluangkan waktu dan punya kemauan mengajak mereka rekreasi. Selama ini, aku memang nggak pernah mengajak mereka rekreasi keluarga. Alasannya sederhana banget: males! Alasan yang kemudian kusadari sebagai alasan yang sangat egois dan bodoh! Tapi kemarin, tiba2 aku ingin sekali menyenangkan rayya. Dan ternyata rayya menikmati sekali. Di ”situ cipondoh” sebuah danau yang cukup luas dengan hamparan air berkilauan.
Saat tiba di lokasi, rayya malah tertidur. Padahal waktu mulai berangkat dari rumah sampai di pertengahan jalan, aku masih mendengar rayya berceloteh dan menyanyi-nyanyi. Rayya memang senang sekali kalau keluar naik motor dengan aku dan ibunya.
Cukup lama juga aku dan istriku menunggu rayya bangun untuk diajak bermain-main karena kebetulan di tepi danau itu ada arena mainan anak. Aku membeli kacang rebus satu bungkus lima ribu. Kami makan berdua seperti orang pacaran hehhe...
Tak lama setelah kacang kami habis, rayya menggeliat. Matanya mengerjap silau oleh pantulan matahari sore di permukaan danau. Ketika kesadaran dunianya utuh terkumpul, rayya mulai bereaksi dengan sekitarnya.
”tuuhh.. ini danau namanya, nak...,” ujar ibunya.
”Ada ikannya...” sahut rayya senang. Lalu, kami pun beranjak ke taman bermain anak. Rayya langsung menuju ayunan. Sambil masih berjuang memulihkan kesadarannya setelah tidur tadi, rayya ”ayum-ayum” dengan ibunya. Aku pun melibatkan diri dan duduk di sebelah rayya ikut ayunan. Ibunya sibuk emfoto kami berdua dengan hapenya. Bosan dengan ayunan, rayya menunjuk prosotan. Aku segera memegangi rayya naik turun prosotan beberapa kali. Sapek juga ... hehe.
”Teman aya mau main osot ...! mau main teman aya ...,” kata rayya sambil minta gendong dan memperhatikan anak-anak yang lebih gede darinya main prosotan.
Puas mainan, rayya minta naik perahu motor.
”Aya mau naik.. ayya,” katanya.
Rayya senyum-senyum. Senang. Meski awalnya takut, lama-lama dia terbiasa juga. Malah saat itu dia berceloteh macem-macem. Ibunya sibuk motretin rayya dengan hapenya. Kami berkeliling danau kira-kira sepuluh menit. Ketika turun, rayya pingin naik lagi. Tapi karena antrian yang mau naik banyak dan kebetulan hari juga sudah sore, akhirnya kami pulang. Aku dan istriku salat ashar dulu di musala. Rayya ikut-ikutan wudu dan salat.
Kebetulan di tempat itu baru ada shooting pengajian uje, si ustad gaul itu. Banyak sekali orang yang nonton sambil mendengarkan ceramahnya.
Kami pun pulang dan rayya minta makan di tempat favoritnya selama ini: kfc. Entah kenapa rayya suka sekali makan di situ. Mungkin karena ada mainannya kali ya.. dan seperti biasa, rayya makan lahap banget, trus mainan prosotan lagi sampai jam 8 malem. Sampai rumah sudah jam 8.30 dan rayya langsung minta ”meh ..” hingga terlelap....

Tidak ada komentar: